XIII. KENAPA KITA KERASKAN HATI TERHADAP YESUS? SUATU TRAGEDI TERBESAR!

Sedih tetapi benar, bahwa terlalu sering manusia asyik mencari agama tetapi tidak menemukan Allah. Atau dengan perkataan sebaliknya. manusia sibuk mencari Allah. tetapi yang ditemukan adalah sebuah agama! Dengan banyak pengertian dan dalih dunia. manusia menolak Allah yang sedang melawat dan menawarkan anugerahNya. Dan yang dirangkul adalah agama karena itu dianggap Allah. Injil memprihatinkan hal ini, dan memperingatkan kita, “Dia telah ada didalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenaINya. Dia datang kepada milik kepunyaanNya. tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimanya” (Yohanes 1:10, 11). Adakah tragedi yang lebih besar dari pada itu? Selama berabad-abad manusia merindukan, mendoakan. mengharap dan menanti-nantikan kedatangan Sang Mesias. Dan tatkala la datang, mereka ramai-ramai meng-enyahkan Nya karena la tidak memenuhi kerangka pikiran mereka.

Yesus menjadi mahluk yang paling tidak diinginkan. Tak ada penginapan atau akomodasi swasta dan pemerintah yang mau menerima kelahiranNya. Pemerintah malahan berupaya membunuh Dia selagi bayi. Dan berduyun-duyun manusia ingin segera melenyapkanNya dengan menyalibkanNya. Sampai kinipun, banyak manusia berpura-pura memujiNya, namun diam-diam sengaja mengkerdilkanNya atau bahkan membenci dan memusuhiNya. Kita tidak heran lagi. karena kita telah diberitahu olehNya, bahwa dia lam roh terdapat pertarungan antara Roh Allah dan roh dunia Setiap rencana dan karya Allah selalu akan dicegat dan diselewengkan oleh iblis. Maka kitapun tahu kenapa Yesus. Injil, dan pengikut-pengikutNya begitu banyak menghadapi penolakan dan kebencian dunia.

“Terang telah datang kedalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat” (Yohanes 3:19).

“Aku (Yesus) telah memberikan firmanMu (Bapa sorgawi) kepada mereka (murid-muridNya) dan dunia membenci kepada mereka, karena mereka bukan dari dunia…” (Yohanes 17:14}

“Jikalau dunia membenci kamu (murid-murid Yesus), ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku (Yesus) daripada kamu” (Yohanes 15: 18)

“Bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu (murid-murid Yesus) akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah” (Yohanes 16:2).

Ketika orang-orang dunia berkata, “Saya tak ada waktu untuk Dia”, mereka bukan merujuk kepada waktu melainkan hati. Mereka sesungguhnya berkata: “Hati saya tidak ada tempat bagiNya”. Dan ini sama dengan kejadian 2000 tahun yang lalu, dimana masyarakat Yahudi tidak mempunyai tempat untuk mengakomodasikan kelahiran Yesus dalam rumahnya, dan kehadiran Yesus dalam hatinya. Ini membenarkan Injil yang berkata dalam tangisan bahwa “walaupun seisi dunia dijadikan dan dimiliki olehNya. Tetapi dunia dan penghuni-penghuninya tidak mengenalnya dan tidak mau menerimaNya” (Yohanes 1:10, 11). TETAPI dalam ketragisan yang paling memilukan, Yesus masih menawarkan satu wasiat-kewargaan terbaik bagi mereka yang mau menginsyafinya: “Tetapi (bagi) semua orang yang menerimaNya, diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya” (Yohanes 1: 12). Warganya anak Allah!! Kini Andalah yang memutuskan apakah Anda tetap merasa layak menolak Yesus dengan berkata, “NO, THANK YOU! Bukankah Dia ini Anak tukang kayu yang kita kenal? Bagaimana mulutNya bisa begitu lancang?!”.

Tragedi dunia telah terjadi ketika “orang-orang kepunyaanNya” tidak mengenal, tidak mau kenal, dan tidak menerimaNya. Dan itu dilakukan dengan pelbagai alasan yang dianggap pintar, diantaranya sebagai berikut.

1. “Saya tak membutuhkan Tuhan”

Orang-orang yang berkata demikian biasanya adalah mereka yang merasa hidupnya happy-happy tanpa perlu campur-tangan Tuhan. Ia merasa sudah hidup sebagai insan yang baik-baik, bahkan menganggap dirinya lebih baik daripada mereka yang sering melakukan ibadah Namun sesungguhnya orang-orang ini hanya melihat kulit kehidupan. Makna hidup jauh dari sekedar kekinian dan disini-an. Seseorang bisa merasa dirinya seolah-olah “mapan” dan tak membutuhkan Tuhan disementara waktu. Tetapi kita pastikan bagi orang ini, bahwa pada satu ketika, semua kemapanannya akan selesai. Dia akan selesai, orang-orang yang dikasihinya akan selesai, dan ada otoritas lain yang berbicara dan yang menentukan nasibnya.

Sesungguhnyalah, kebutuhan nurani setiap manusia yang terdalam bukanlah kemapanan fisik, melainkan jaminan akan kelangsungan hidupnya dalam keselamatan yang kekal. Dan keselamatan ini mustahil bisa dijamin oleh “kemapanan ,. atau oleh sebuah anggapan-diri sebagai” insan baik-baik”. Keselamatan hidup harus datang dari sumbernya, bukan dari derivat-derivatnya (turunannya). dan ini sering dikacaukan/disesatkan oleh keangkuhan hati yang menolak Sang Hidup yang telah mengalahkan mautl

Yesus menyebut orang-orang ini sebagai ORANG BODOH. Yesus mengilustrasikan “orang-mapan ini yang berkata kepada dirinya: “(Hai) ‘Jiwaku. ada padamu banyak harta benda, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya: beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!’ Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh. pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu” (Lukas 12:19-20).

Yesus berkata bahwa la datang untuk mencari “yang hilang”, yang mau datang untuk meminta pengampunan. Tanpa pengampunanNya, Anda akan bermasalah amat serius, sebab Tuhan bukan hanya mengasihi, namun la juga menghukum demi keadilanNya.

Seberapa hebatkah Anda yang hebat?
Begitu hebatkah “kemapanan” seseorang sehingga tidak membutuhkan pengampunan?
Alkitab memperingati orang ini dengan sangat serius: “Sekalipun ia menganggap dirinya berbahagia pada masa hidupnya. sekalipun orang menyanjungnya karena ia berbuat baik terhadap dirinya sendiri, namun ia akan sampai kepada angkatan nenek moyangnya, yang tidak akan melihat terang untuk seterusnya” (Mazmur 49: 19-21).

2. Terlalu banyak larangannya mengikuti Yesus?

Mereka yang mendalihkan hal ini lupa bahwa Tuhan bukan melarang kita untuk bersenang-senang. Ia amat mengasihi kita. Ia adalah Bapa surgawi kita. Jadi, Ia hanya melarang hal-hal yang akan merusak dan membahayakan hidup kita sendiri. Berapa sering kita membiarkan diri kita main-main dengan ‘barang” berbahaya seperti sex-bebas, alkohol, judi, iri, fitnah, egois, kesombongan. penipuan, benci, dendam, perakusan, tidak tahu bersyukur dll. Kemaksiatan itulah yang ingin Tuhan amankan kita daripadanya.

“Kenikmatan” yang kita tinggalkan itu sesungguhnya tidak sebanding dengan apa yang kita peroleh secara keseluruhannya. Harga yang kita bayar untuk tidak memihak Yesus sungguh tidak seimbang dibandingkan dengan harga yang kita peroleh sebagai murid-muridNya. Bahkan apa yang terhilang itu sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan pengorbanan Yesus diatas kayu salib, bagi kita.

3. Sejarah hidupku terlalu hitam, tidak layak bergabung dengan orang-orang saleh.

Siapakah yang tidak kotor? Siapakah yang bersih berdiri dihadapan kekudusan Tuhan?
Namun itulah satu-satunya alasan kenapa Yesus datang kedunia, yaitu untuk mencari yang terhilang! Sehitam apapun sejarah hidup Anda dimasa yang lalu, Yesus yang berkuasa mengampuni dosa, mampu dan mau menggenapkan apa yang dijanjikan Allah bagi Anda dan saya yang pendosa: “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun bewarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba” (Yesaya 1:18).

4. Saya tak akan mampu mengikutiNya.

Tepat! Anda tak akan mampu menjalankan perintah-perintah Yesus seorang diri Anda. Pemimpin “tersaleh” yang menganggap dirinya lulus dalam mengikuti ritual dan hukum-hukum Musa, ternyata juga tak sanggup mengikuti Yesus (Lukas 18:23) Kita tak ada yang sanggup. Namun Yesus menjanjikan kuasa Roh Kudus yang akan tinggal didalam diri kita serta memberikan kekuatan bagi kita untuk berjalan mengikuti Yesus seperti halnya dengan semua murid-muridNya yang lain. Yesus berkata, sekaligus memberdayakan murid-muridNya dan kita-kita didalam Roh: “Terimalah Roh Kudus” (Yohanes 20:22).

5. Agaknya ada udang dibalik batu.

Kekristenan sering dianggap terlalu mudah menjanjikan keselamatan kekal. Cukup dengan berelasi dan percaya kepada Yesus. maka seseorang akan gratis mendapat keselamatannya. Terlalu murah! Tidak heran ada pihak-pihak yang was-was terhadap agenda kekristenan yang tersembunyi. Namun mereka ini keliru ganda dan keliru besar

Pertama, sekalipun anugerah penebusan Yesus telah membebaskan kita dari membayar harga. tetapi anugerah tersebut sama sekali bukan barang murahan! la terlalu amat mahal! Dibayar dengan darah Yesus sendiri yang tidak ada substitusinya.

Kedua. Anda masih salah paham; anugerah ini bukan gratis ASAL percaya kepadaNya.

Anda percaya Yesus? Setan-pun percaya!
Percaya kepada Yesus bukanlah sekedar MEMBENARKAN mujizat-mujizat-Nya, atau kelahiranNya yang tanpa ayah, atau la utusan Al¬lah, bahkan Anak Allah! Percaya disini bukan juga sekedar SETUJU secara intelektual akan kekudusanNya yang tanpa dosa, atau pokok-pokok ajaran kasihNya. Model percaya yang sebegitu adalah sia-sia belaka! Anda tak akan berelasi dengan Dia, atau mendapat berkat dan pembaharuan apapun, karena model-percaya tersebut juga telah diperlihatkan oleh setan-setan, yang bahkan mengakuiNya sebagai Anak Allah (Yakobus 2:19, Markus3:11).
Namun, percaya kepada Yesus menuntut konsekwensi dan komitmen kita untuk mengandalkan Yesus sepenuhnya. Menyangkal ego kita, menerima Dia dan tinggal didalamNya. Menjadikan Dia pusat ketaatan penyembahan, dan sumber keselamatan, sepenuh hati Anda!

6 Ah, nanti-nanti saja!

Mungkin ini alasan yang paling umum. Mereka biasanya berkata: “Ya, saya tahu bahwa Yesus dan kekristenan itu baik. namun saya belum siap”. Untuk suatu anugerah yang lebih besar dari hadiah apapun, orang belum siap menerimanya?! Mereka tidak berpikir bahwa makin ditunda, anugerah ini akan makin menjauh karena ditelan oleh penghambaran, kemalasan dan kesibukan yang diciptakan oleh setan. Apa yang didalihkan sebagai “belum siap” , justru amat sering berketerusan sehingga betul-betul tidak pernah siap lagi. Peluangnya habis. dan kita akan menghadapi kenyataan-kenyataan baru sesuai dengan apa yang kita respon-kan. Namun bagi yang menerima anugerah Tuhan, selalu ada kesaksian bahwa mereka justru menyesal kenapa tidak lebih awal menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.

Allah mengetahui waktu dan kesempatan kita amat terbatas dan mudah tercuri oleh setan. Anda dan saya diperingati untuk percaya dan taat kepada Yesus hari ini. bukan besok-besok: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu! … Barangsiapa tidak taat kepada Anak (Yesus), ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada diatasnya” (Ibrani 4:7; Yohanes 3:36).

Janganlah menjadi Orang Bodoh seperti yang telah diumpamakan Yesus diatas. Jangan berpintar-pintar main dengan waktu. sebab waktu sungguh bukan milik kita .

11 Tanggapan

  1. “Oleh karena itu dengarlah oh Israel, Tuhan itu ALlah kita, adalah Esa.” (kitab Ulangan 6 : 4, Perjanjian Lama)

    “Dan dia berkata, bahwa engkau hendaknya mengetahui bahwa tidak ada yang menyerupai Tuhan kita.” (Kitab Keluaran 8 : 16, Perjanjian Lama)

    “Beginilah firman Allah, Raja dan Penebus Israel, Tuhan semesta alam,”Akulah yang Terdahulu (maha awal) dan yang Terkemudian (maha akhir), tidak ada ALlah selain Aku.” (kitab Yeyasa 44 :6, Perjanjian Lama)

  2. Aku percaya kepada Yesus…….
    dan aku bersaksi bahwa Yesus utusan allah…..

  3. Yesus itu tokoh FIKTIF … gak ada dalam sejarah…

    mau bukti dan berdebat ???

    akan saya buktikan berdasarkan injil …

    • mau donk buktinya, mas Ucin

      salam

  4. Namun, percaya kepada Yesus menuntut konsekwensi dan komitmen kita untuk mengandalkan Yesus sepenuhnya. Menyangkal ego kita, menerima Dia dan tinggal didalamNya. Menjadikan Dia pusat ketaatan penyembahan, dan sumber keselamatan, sepenuh hati Anda!

    DOGMA YG KELIRU DAN TIDAK BERLANDASKAN AL KITAB , PADAHAL JIKA ANDA PERCAYA DGN YESUS MAKA :

    Aku berkata kepada mu : sesugguhnya barang siapa percaya kepada – ku , ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan , bahkan pekerjaan yg lebih besar dari pada itu . sebab aku pergi kepada Allah .

    YANG JADI PERTANYAAN :

    Apakah anda faham apa saja yg telah dikerjakan oleh Yesus ?

    Apakah anda mengerti pekerjaan apa saja yg patut dan wajib anda kerjakan dalam mencontoh pekerjaan Yesus ?

    Andai Yesus itu tuhan , apakah ada yg mampu melakukan pekerjaan yg lebih besar dari pekerjaan tuhan ?

  5. to hh

    nih buktinya

    Yesus dalam kitab Injil diceritakan dibesarkan di kota Nazareth …

    dari bukti arkeologis ternyata kota nazareth baru eksis pada akhir abad ke 3 masehi hingga awal abad 4 masehi …

    Pada jaman Yesus kota Nazareth belum ada… bagaimana mungkin Yesus bisa berjalan jalan di kota yang baru muncul 3 abad kemudian???…

    dari dasar inilah saya menyimpulkan bahwa tokoh Yesus adalah FIKTIF …

    • Mana bukti arkeologisnya, mas Ucin?

      • @ hh,

        Si ucin, sana sini jual kebohongan…hahaha.

        Sungguh tak terbantahkan, Islam disebarkan lewat hoax & pembohongan.

        Lest we forget.

  6. to hh

    kunjungi situs ini …

    http://www.nazarethmyth.info/

    semua bukti telah ditumpuk … tidak ada kota nazareth pada abad 1 masehi …

  7. to cosmic boy

    ha ha ha …anda telah ngacir dari debat melawan saya di kerajaanagama…

    apa sudah dapat bisikan dari roh kudus sehingga berani muncul lagi ???

  8. […] TERHADAP YESUS SUATU TRAGEDI TERBESAR Posted on 5 May 2010 by Triani Isi artikel ada di sini. This entry was posted in Kristen. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS […]

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: